Rabu, 10 Februari 2016

Pengaruh Jika Jarak antar LNB kurang tepat

Beberapa orang terkadang mengabaikan hal ini, yaitu masalah jarak antar LNB. Mungkin jika yang dilock adalah satelit palapa dan telkom bisa saja kebetulan pas, akan tetapi jika yang dilock adalah satelit lain atau dengan 4 LNB maka pengaruhnya akan terlihat jelas. Contoh kecil saja misalnya kita memasang antena parabola mesh 7 feet dengan dua buah LNB, karena tidak tahu jaraknya kemudian dipasang saja pada bracket dengan posisi palapa dilobang fokus sedangkan telkom di lubang yang bisa disesuaikan. Nah LNB2 atau telkom dipasang ditengah-tengah. Mungkin hal ini masih bisa dengan catatan Satelit palapa terlock dengan maksimal namun telkom masih kurang. Karena kita tahu disat telkom yang paling sering dicari adalah channel Trans7, TransTV dan ANTV sedangkan yang lainnya diabaikan saja. Jadi dengan begitu channel lokal sudah bisa terlock semua.
Hal ini tentu berbeda jika kita menggunakan 4 buah LNB. Jaraknya kurang sedikit saja bisa-bisa satelit yang lain akan hilang, misalnya satelit palapa,telkom,asiasat3/7 dan asiasat5. Saat kita tracking palapa dengan maksimal kemudian asiasat 5 hilang sinyal, saat kita maksimalkan asia5 gantian palapa yang hilang. Itulah salah satu pengaruhnya jika jarak antar LNB tidak tepat. Lalu bagaimana cara mengatasinya?
Perhatikan ilustrasi berikut
jarak lnb yang kurang tepat
 Pada gambar diatas dapat kita lihat satelit asiasat5 pantulan signal tidak tepat mengenai LNB sehingga saat parabola dimaksimalkan ke palapa, maka sat asiasat5 hilang sinyal. Begitu juga sebaliknya.
lnb yang tepat
Selanjutnya pada jarak yang tepat, sinyal akan maksimal pada masing-masing LNB. Lalu bagaimana biar jaraknya bisa tepat?
Sebelumnya sudah diposting mengenai cara menentukan titik fokus parabola. Silahkan dibaca dulu, selanjutnya mengenai jarak tentu semakin kecil antena parabola semakin merapat jarak antar LNB, semakin besar dish maka semakin jauh jaraknya. Oleh sebab itu berikut adalah tipsnya versi masputz.com:
  1. Lock dahulu satelit termudah yaitu palapa dan telkom sampai maksimal
  2. Kemudian ukur jaraknya dengan penggaris, misalnya kita dapatkan 3 cm, maka dapat kita kalkulasikan bahwa 113 derajat ke 108 adalah 2,5 cm. 
  3. Kemudian coba kita kurangi 113 - 108 = 5 derajat
  4. Berarti tiap 5 derajat jaraknya 2,5 cm.
  5. Kalau begitu 1 derajat jaraknya adalah 0,5 karena 2,5 : 5 = 0,5
  6. Sekarang jarak telkom ke asiasat3/7 adalah 108 - 105 = 3 berarti sekitar 1,5cm karena 0,5 x 3 = 1,5
  7. Selanjutnya jarak asiasat3 ke asaiasat5 105 - 100 = 5 berarti sekitar 2,5
Nah begitulah tips singkat untuk mengetahui jarak antar LNB. Selain jarak hal yang berpengaruh adalah mengenai arah LNB dan juga parabola. Sebab jika jarak sudah pas kalau arah LNB tidak tepat ya sama saja. Makanya untuk lock keempat satelit tersebut biasanya saya lock dulu palapa dan asiasat5 atau LNB ujung dengan ujung. dengan begitu yang lain tinggal menyesuaikan jaraknya saja. Bagi yang sudah berpengalaman mungkin hal ini tidak diperlukan lagi, namun bagi yang belum pernah semoga artikel ini bisa bermanfaat.
Sumber:http://www.masputz.com/2015/08/apa-pengaruhnya-jika-jarak-antar-lnb.html

Minggu, 07 Februari 2016

Index of /Schematics/Tone Control and EQs

Index of /Schematics/Tone Control and EQs

      Name                                      Last modified      Size  Description
Parent Directory - 10 Band Graphic EQ.gif 02-Jun-2009 08:42 9.0K 45 to 90 hz hum filter.gif 02-Jun-2009 08:42 5.8K Acoustic simulator.gif 02-Jun-2009 08:42 8.1K Active 3 Band Tone Control.pdf 02-Jun-2009 08:43 7.9K Active 3 band tone control 2.gif 02-Jun-2009 08:42 7.7K Active Notch Filter.gif 02-Jun-2009 08:43 8.1K Anderton Frequency Booster.gif 02-Jun-2009 08:43 4.0K Aphex Aural Exciter B.bmp 02-Jun-2009 08:43 470K BOSS GE-7.pdf 02-Jun-2009 08:43 101K Body Control.gif 02-Jun-2009 08:43 4.6K Chebyshev LPF.gif 02-Jun-2009 08:43 6.2K DOD FX40B.gif 02-Jun-2009 08:43 68K Elektor Harmonic Enhancer.gif 02-Jun-2009 08:43 83K Elektor Harmonic Enhancer 2.gif 02-Jun-2009 08:43 34K Elektor Parametric EQ.gif 02-Jun-2009 08:43 97K Four Band EQ.pdf 02-Jun-2009 08:43 13K Frequency Brighteners.pdf 02-Jun-2009 08:43 8.9K Gibson RD77 Artist Guitar Electronics.pdf 11-Nov-2011 10:51 776K Graphic EQ.gif 02-Jun-2009 08:43 9.9K Harmonic Sweetener.pdf 02-Jun-2009 08:43 8.4K Ibanez BE-10 Graphic Bass EQ.gif 02-Jun-2009 08:43 84K Ibanez Graphic EQ.gif 02-Jun-2009 08:43 84K Ibanez PQL Parametric EQ.pdf 02-Jun-2009 08:43 19K Korg Parametric EQ.gif 02-Jun-2009 08:43 69K Korg Tone Booster.gif 02-Jun-2009 08:43 55K Mixers and EQs.gif 02-Jun-2009 08:43 22K Modified VOX Treble Booster.jpg 02-Jun-2009 08:43 18K Moog Parametric EQ.jpg 02-Jun-2009 08:43 346K Passive highpass filter.gif 02-Jun-2009 08:43 2.0K Passive lowpass filter.gif 02-Jun-2009 08:43 2.0K Passive mic HP Filter.jpg 02-Jun-2009 08:43 8.1K Passive mic LP Filter.jpg 02-Jun-2009 08:43 8.2K Passive mic midrange boost.jpg 02-Jun-2009 08:43 6.8K Passive mic midrange cut.jpg 02-Jun-2009 08:43 7.8K Passive tone control.gif 02-Jun-2009 08:43 12K Simple 3-band Tone Circuit.gif 02-Jun-2009 08:43 6.5K Simple 3 Band Tone Control.pdf 02-Jun-2009 08:43 7.7K Single Op Amp 3 Band Tone Control.gif 02-Jun-2009 08:43 20K Stereo Frequency Splitting Effect.gif 02-Jun-2009 08:43 231K Tone Booster.pdf 02-Jun-2009 08:43 4.8K Tone Control Circuits.pdf 02-Jun-2009 08:43 11K Tube 50hz crossover.jpg 02-Jun-2009 08:43 43K Versatile Multi-Band EQ.pdf 02-Jun-2009 08:43 7.5K 
http://schems.com/Schematics/Tone%20Control%20and%20EQs/ 

Index of /Schematics/OOP Japanese Electronics Book

Index of /Schematics/OOP Japanese Electronics Book

      Name                            Last modified      Size  Description
Parent Directory - +-4.5v-from-9v.gif 02-Jun-2009 08:37 10K 1k-test-osc.gif 02-Jun-2009 08:37 9.9K 2ch-mixer-pcb.gif 02-Jun-2009 08:37 16K 2ch-mixer.gif 02-Jun-2009 08:37 25K 6-ch-line-mixer.gif 02-Jun-2009 08:37 29K BBD-delay-pcb.gif 02-Jun-2009 08:37 89K BBD-delay.gif 02-Jun-2009 08:37 86K DI.gif 02-Jun-2009 08:38 9.8K LED-LDR-VCA.gif 02-Jun-2009 08:38 12K LED-LDR-comp.gif 02-Jun-2009 08:38 14K LFO.gif 02-Jun-2009 08:38 12K alembic-boo-pcb.gif 02-Jun-2009 08:37 6.8K alembic-fet-booster.gif 02-Jun-2009 08:37 8.1K auto-pan-pcb.gif 02-Jun-2009 08:37 49K auto-pan.gif 02-Jun-2009 08:37 60K booster.gif 02-Jun-2009 08:37 7.0K chorus-flang-wpreset-pcb.gif 02-Jun-2009 08:37 74K chorusflanger-pcb.gif 02-Jun-2009 08:38 93K chorusflanger-wpreset-lo.gif 02-Jun-2009 08:38 85K chorusflanger.gif 02-Jun-2009 08:38 128K chrom-osc-pcb.gif 02-Jun-2009 08:38 40K chrom-osc.gif 02-Jun-2009 08:38 38K cmos-driver-pcb.gif 02-Jun-2009 08:38 26K cmos-driver.gif 02-Jun-2009 08:38 28K cmos-switch4-comp-dist.gif 02-Jun-2009 08:38 17K comp-dist-pcb.gif 02-Jun-2009 08:38 40K comp-dist.gif 02-Jun-2009 08:38 44K drum-syn-layout-pcb.gif 02-Jun-2009 08:38 109K drum-synth-.gif 02-Jun-2009 08:38 135K emitter-follower.gif 02-Jun-2009 08:38 8.7K ez-auto-wah.gif 02-Jun-2009 08:38 15K flying-panpot-pcb.gif 02-Jun-2009 08:38 77K flying-panpot.gif 02-Jun-2009 08:38 52K fuzz-with-tone.gif 02-Jun-2009 08:38 15K gtr-synth-pcb.gif 02-Jun-2009 08:38 84K gtr-synth-wiring.gif 02-Jun-2009 08:38 57K gtr-synth.gif 02-Jun-2009 08:38 102K harmonic-exciter.gif 02-Jun-2009 08:38 17K headphone-amp.gif 02-Jun-2009 08:38 11K multi-flanger-pcb.gif 02-Jun-2009 08:38 96K multi-flanger.gif 02-Jun-2009 08:38 108K noise-gate.gif 02-Jun-2009 08:38 36K noisegate-bypass-switch.gif 02-Jun-2009 08:38 8.7K noisegate-pcb.gif 02-Jun-2009 08:38 31K octave-box-pcb.gif 02-Jun-2009 08:38 48K octave-box.gif 02-Jun-2009 08:38 48K old-school-fuzz.gif 02-Jun-2009 08:38 16K parametric-eq.gif 02-Jun-2009 08:38 50K parametric-pcb.gif 02-Jun-2009 08:38 22K phase-exciter.gif 02-Jun-2009 08:38 15K phase-shifter-pcb.gif 02-Jun-2009 08:38 39K phase-shifter.gif 02-Jun-2009 08:38 51K pink-white-noise-gen.gif 02-Jun-2009 08:38 11K ring-modu-pcb.gif 02-Jun-2009 08:38 68K ring-modulator.gif 02-Jun-2009 08:38 55K rockin-VCF-1.gif 02-Jun-2009 08:38 53K rockin-VCF-pcb-1.gif 02-Jun-2009 08:38 49K rockin-VCF-pcb.gif 02-Jun-2009 08:38 63K rockin-VCF.gif 02-Jun-2009 08:38 93K source-follower.gif 02-Jun-2009 08:38 8.5K stereo-box-pcb.gif 02-Jun-2009 08:38 55K stereo-box.gif 02-Jun-2009 08:39 51K super-oct-jumper-upvert.gif 02-Jun-2009 08:39 26K super-oct-pcb.gif 02-Jun-2009 08:39 53K super-octaver.gif 02-Jun-2009 08:39 92K super-ring-mod-pcb.gif 02-Jun-2009 08:39 52K super-ring-modulator.gif 02-Jun-2009 08:39 59K tc-pre-pcb.gif 02-Jun-2009 08:39 25K tc-pre.gif 02-Jun-2009 08:39 24K tone-control-pcb.gif 02-Jun-2009 08:39 15K tone-control.gif 02-Jun-2009 08:39 39K tube-driver-main-pcb.gif 02-Jun-2009 08:39 35K tube-driver-power-pcb.gif 02-Jun-2009 08:39 21K tube-driver.gif 02-Jun-2009 08:39 42K tuning-ind-pcb.gif 02-Jun-2009 08:39 34K tuning-indicator.gif 02-Jun-2009 08:39 45K voc-freq-res-layout.gif 02-Jun-2009 08:39 118K voc-freq-res-pcb.gif 02-Jun-2009 08:39 104K voc-headphone-amp.gif 02-Jun-2009 08:39 21K voc-main-layout-pcb.gif 02-Jun-2009 08:39 146K voc-power-amp pcb.gif 02-Jun-2009 08:39 75K vocoder--main-board.gif 02-Jun-2009 08:39 145K vocoder-freq-response-board.gif 02-Jun-2009 08:39 141K

Index of /Schematics/Reverb

Source http://schems.com/Schematics/Reverb/

Index of /Schematics/Reverb

      Name                           Last modified      Size  Description
Parent Directory - BOSS RV-3.jpg 02-Jun-2009 08:42 256K Guitar Reverb Pedal.gif 02-Jun-2009 08:42 13K MN3011 reverb.pdf 02-Jun-2009 08:42 449K Polyfusion Spring Reverb.gif 02-Jun-2009 08:42 67K Reverb Driver and Receiver.gif 02-Jun-2009 08:42 10K Stage Center Reverb.pdf 02-Jun-2009 08:42 7.7K

Arion SCH-1 Stereo Chorus pedal schematic

The Arion SCH-1 is one of the best sounding vintage analog choruses, producing an incredible variety of authentic tones, anything from subtle, clean chorus to a pretty realistic Leslie effect. It was not popular back in the 80s when it was launched, but over the years it has built up a good reputation and acquired devoted users, including some of today's leading guitar players. Although it's long discontinued, you can still spot a used unit on various online stores. Despite the plastic case and fragile construction, it's quite expensive - they usually sell for over $100 on eBay.Source http://www.hobby-hour.com/electronics/s/arion-sch1-chorus.php
Schematic diagram of Arion SCH-1 Stereo Chorus pedal Fig. 1: Arion SCH-1 Stereo Chorus guitar pedal schematic diagram
Arion SCH-1 Stereo Chorus PCB (PCSCH10B) - component side
Fig. 2: Arion SCH-1 chorus board
Arion SCH-1 Stereo Chorus pedal picture
Specifications:


  • 3 Control Knobs: Rate, Depth, Tone
  • Connectors: Input, Out1, Out2, AC Adaptor
  • Input impedance: 240kΩ
  • Output load impedance: over 10kΩ
  • Maximum input level: -4.5dB (0dB = 1V)
  • Maximum output level: -3dB
  • Residual noise level: -53.5dB
  • LFO speed: 1.8s - 90ms
  • Current Draw: 16mA (DC 9V)
  • Weight: 330g
  • Dimensions(mm): 73(W) x 50(H) x 127(D)
ICs, transistors and diodes used in the Arion SCH-1:
  • IC1,IC2: 6458D or TA75558P (Dual operational amplifier)
  • IC3: LA6358 or TA75358P (Dual operational amplifier)
  • IC4: MN3207 (1024 stage BBD)
  • IC5: MN3102 (BBD driver)
  • IC6: D4027BC or TC4027BAP (Dual J-K Master/Slave Flip-Flop)
  • Q1-Q3,Q5,Q7-Q9: 2SC1815 or equivalents (NPN silicon transistors)
  • Q4,Q6,Q9: 2SK772, 2SK445 or equivalents (N-Channel JFET)
  • D1-D6: 1N4148 or equivalents (switching diodes)
  • ZD1: 5.1V Zener diode   

Boss CE-2 chorus pedal schematic

The Boss CE-2 is a great analog chorus pedal from the late 70s and early 80s. According to this page on BossArea.com, the marketing of the CE-2 was stopped in November 1982, but the pedal was still produced and sold at least until 1990. Even though it's no longer in production there are thousands of these pedals being used by guitarists all over the world -- it's one of the more sought after Boss pedals on the used market.

Boss GE-7 Equalizer pedal schematic diagram

The Boss GE-7 Equalizer pedal adjusts the harmonic contents of an instrument in 7 separate bands ranging from 100Hz to 6.4kHz, with a boost/cut 15dB per band. The additional Level control knob helps you to set a different volume for normal and effect sound (or to use the pedal only as a gain booster).

Jumat, 25 September 2015

CARA MENENTUKAN ARAH TITIK NOL LNB YANG TEPAT UNTUK DISH YANG BALING

Melakukan penyetelan untuk dish yang baling merupakan pekerjaan yang sedikit membosankan apalagi kalau sinyal susah terkunci/ locked. Sebagai contoh, untuk penyetelan status sinyal Palapa D dan Telkom 1.

Cara Tracking Satelit OPTUS, Cara Mencari Satelit OPTUS, Cara Lock Satelit OPTUS


TIPS, BONEBER1.COM--Satelit OPTUS bisa di lock di beberapa wilayah di Indonesia dengan menggunakan minimal Dish Solid 6 Feet serta menggunakan LNB KU Band Prime Fokus di antara nya semua wilayah di Pulau Jawa, Bali, Pulau Timor dan sebagian Pulau Sulawesi serta Lampung, sedangkan untuk Pontianak bisa di lock dengan menggunakan Dish Solid 8 Feet merek YURI dengan LNB KU Band Prime Fokus, untuk wilayah lain nya sangat sulit untuk mendapatkan Signal dari Satelit OPTUS ini karena sudah sangat jauh dari Beam / Area Pancar dari Sat OPTUS ini, namun kalau mempunyai Dish Solid yang memadai tidak salahnya untuk mencoba.

PENGGUNAAN TALENAN SEKAT KE DALAM TABUNG LNBF

Maksud serta Tujuan menggunakan talenan untuk menyekat tabung Low Noise Block Feedhorn (LNBF) merupakan tindakan menyisipkan potongan talenan ke dalam tabung LNBF yang dapat dibentuk secara manual oleh seseorang tanpa menggunakan alat bantu yang canggih dimana penggunaan sekatan ini hanya dilakukan untuk tracking/ pelacakan Siaran Televisi khususnya dari Satellite Yamal 202 dimana jenis satellite ini agak berbeda dari pada yang lain dimana yang umumnya satellite lain menggunakan Polaritas Horizontal atau Vertikal (H/V), namun di satellite yang satu ini menggunakan Left atau Right (L/R) Circular. Perbedaan yang memang begitu sedikit dapat menimbulkan pelacakan dengan menggunakan LNBF tidak mendapat hasil. Untuk mengatasi hal demikian, kita dapat merubah L/R menjadi H/V yaitu dengan menggunakan talenan yang disesuaikan dengan ukuran seperti tampak pada gambar.

My Dish Set Up-Intelsat 17 & 20, Apstar 7, Thaicom 5[/size]



Image

Image

Image

Image
I'm Using,,,,


DTH : Videocon D2H HD / Dish TruHD


C-Band : Intelsat 17 / Intelsat 20 / Apstar 7 / Thaicom 5

Ku-Band : Insat 4A / ST-2 / Insat 4B / NSS 6 / Asiasat 5
http://www.dishtrakers.com/forum/viewtopic.php?t=1059

cara pasang sekat ke tabung lnbf c-band

Berhubung dengan begitu banyaknya jumlah permintaan/ pertanyaan mengenai cara pasang sekat ke tabung lnbf c-band, maka dengan ini Niassat Service akan memberikan gambaran lebih rinci tentang pemasangan sekat, baik yang pakai talenan maupun yang menggunakan kawat.
Untuk memulainya, di halaman ini anda akan dipandu dengan tutorial gambar secara langsung. dan mohon diperhatikan secara seksama.

Lihat hasil tracking satellite ber polaritas L/R di Gunungsitoli, Pulau Nias.
ngajak main..hehe
Hasil tracking satelit pakai talenan/kawat
A. Sekat Menggunakan Talenan
Sedikit hal yang menurut Niassat Service agak bingung memberikan keterangan lebih terperinci tentang apa itu talenan. Talenan ini adalah alas untuk melakukan pengirisan cabai, tomat, bawang dan lain sebagainya. biasanya digunakan oleh para kaum wanita untuk perlatan tempur dapur rumah tangga.
Untuk memilih talenannya, anda tidak diharuskan memilih yang berkualitas terbaik dan produk apa. Yang penting khusus untuk talenan ini sebaiknya yang memiliki ukuran tebal 0,7 cm atau 7mm.
Akan tetapi yang membuat saya bingung adalah bila anda bertanya lagi apa itu talenan.
Sebelum masuk ke intinya, sebaiknya kita pemula harus mengenal cara pasang lnb. Pada gambar di bawah ini akan terlihat bahwa di lnb holder (Bracket LNB) telah terpasang 2 lnbf. Ini sengaja diperlihatkan kepada rekan untuk mengenal cara serta ciri model inside antenna (Ver and Hor) pada LNBF tersebut. 
LNB yang terpasang tersebut adalah merek Hansen dan Digisat. (Mohon maaf bila LNBF-nya sudah lanjut usia). Jenis LNBF hansen keluar lama ada juga yang baru, memiliki arah titik nol yang berbeda dengan arah titik nol pada LNBF Digisat. Dimana produk zaman sekarang ini memiliki kemiripan modif atau model ala LNB C-Band Digisat di bawah ini. Tetapi, bila yang anda miliki adalah merek hansen, anda juga perlu tahu seperti apa cara pemasangan yang baik dan benar di lnbf holder (bracket lnb).
Untuk memasang kedua lnbf ini di bracketnya (pemegang lnb) maka titik nol [0] dari kedua lnbf tersebut harus sejajar dengan garis khatulistiwa (timur-barat) bukan ke utara atau selatan kecuali bila ingin merubah polaritasnya. Titik nol derajat adalah panduan arah lnb yang semestinya anda ikuti. Jangan terfokus dengan yang lainnya, khusus untuk LNBF C-Band produk sampai pada zaman sekarang ini, mungkin ke depan ada yang arahnya ke bawah tanah... hiks....hiks...
Cara pasang lnbf Hansen dan Digisat
Tampilan dari buttom lnbf
Untuk memasukkan Talenannya, silakan lihat gambarnya dan arah yang duluan masuk ke tabung lnb.
Talenan yang dimodif sesuai ukuran tabung LNBF.
 
Posisi Talenan untuk Kedua jenis LNBF C-band
"Trik di atas dapat anda lakukan untuk tracking Yamal 202 dengan posisi Fixed Antenna. Sedangkan kalau pakai motor Antenna, anda juga bisa memutar/ merotasikan arah titik nol derajat sejauh -/+ 45-50 derajat untuk dapat mengelock posisi satelit dari Palapa D hingga ke Yamal 202. [Baca artikel ini!]-> Tapi hal ini bukan yang antenna Anda yang baling  namun untuk dapat mencapai kualitas signal yang masksimum."

Program Setting (Rec.):
Cara setingan untuk receiver dengan menggunakan cara terlihat di gambar di atas adalah Left menjadi polaritas Vertical dan Right menjadi polaritas Horizontal.
Ingat LNB C-Band tidak dapat melacak Polaritas siaran yang menggunakan LEFT atau RIGHT, makanya sekat digunakan untuk merubah polaritasnya. [silakan juga baca halaman ini, klik disini!] Sebaliknya apabila lnbf tersisipkan sekat talenan atau kawat, maka siaran dari satelit lain yang berpolaritas Ver/Hor akan terganggu. Ada baiknnya, talenan sekat dikhususkan untuk satelit yang berpolaritas LEFT and RIGHT.
Untuk memasang sekat ke dalam tabung lnbf, cukup pakai satu lnbf saja. Supaya lnbf lainnya yang ada di lnbf horder dapat difungsikan untuk tracking satelit lain. Lnb yang disekat dapat di gunakan untuk satelit seperti Yamal 202, dan lainnya.
B. Sekat Menggunakan Kawat
Cara pasang lnbf Hansen dan Digisat
Untuk mendapatkan sinyal yang lebih baik, anda boleh saja memutar arah lnbf yang disekat sejauh 45o (Empat Puluh lima derajat). seperti terlihat pada gambar di bawah ini:
Siap tracking
 Untuk setingan receiver anda, silakan tekan Menu dan masuk ke Pengaturan Program/ Instalasi dan pilih tambah tranponder atau Tambah program atau saluran. Isi frekuensinya dan Simbol rate-nya lalu untuk polaritas frekuensi yang berpolaritas Left, maka Pilih di rec. anda pol Horizontal dan bila Right, maka pilih jenis polaritas di receiver anda Vertikal (Khusus untuk sekat pakai kawat). Anda siap Tracking sekarang!!!
Jadi, semuanya telah dijelaskan, dan sepertinya ini adalah tutorial terdetail yang anda temukan di halaman niassat service.
Salam...........

blok 5 satelit sekaligus dengan menggunakan 1 parabola

Cara memblok 5 satelit sekaligus dengan menggunakan 1 parabola, merupakan hal yang tak asing lagi bagi kaum yang kerap dekat dengan dunia tracking satellites, tetapi sangat asing bagi yang masih pemula....

Berikut gambar hasil tracking 5 satelit yaitu: Chinasat 6A, Palapa D, Telkom1, Asiasat 3s dan Asiasat 5 dengan menggunakan parabola mesh dish berukuran 10 feet, lokasi pemasangan di Miga  Gunungsitoli, Nias.
Dari hasil tracking/ blocking 5 satelit dilakukan dengan menggunakan peralatan tempur Digital receiver Goldsat GSR-3350, Mpeg2, SD, LNB bekas yang masih aktif, dimana pengaturan pemakaian diSeqC di receiver untuk setiap satelit yaitu:
  1. Satellite Chinasat 6A = LNB1 + 22k 'OFF'
  2. Satellite Palapa D = LNB1 + 22k'ON'
  3. Telkom 1 = LNB2
  4. Asiasat 3s = LNB3
  5. Asiasat 5 = LNB4
Tata Letak LNB di tiang Fokus(pada gambar di atas):
  1. LNB Chinasat 6A berada di bagian barat dari LNB Palapa D
  2. LNB Palapa D berada di bagian Timur dari LNB Chinasat 6A
  3. LNB Telkom 1 berada di bagian Timur LNB Palapa D
  4. LNB Asiasat 3 berada di bagian Timur Telkom 1
  5. Asiasat 5 berada di bagian Timur LNB Asiasat 3s.
Tips Blocking satelit:
Arahkan dish ke satelit Palapa D, dengan ketentuan telah melakukan langkah-langkah di atas sebelumnya, dan setelah salah satu siaran dari Palapa D yang memiliki Jangkauan SQ tertinggi meraih kualitas yang maksimal, silakan Cek, SQ (Signal Quality) siaran di Telkom 1, Asiasat 3s dan Asiasat 5. Bila sudah lock dengan baik, meluncurlah ke Siaran di satelit Chinasat 6A. Periksa apakah Frekuensi siaran tertinggi di satelit Chinasat 6A mendapat nilai SQ atau belum (jikalau Jarak Lnb tidak tepat atau kendala lain terjadi). Bila lock berarti pekerjaan Anda berhasil, tetapi bila masih belum ada pertanda peningkatan SQ siarannya, artinya Anda perlu mengobati keluhannya dengan cara melakukan penyetelan.
Silakan Sorong sedikit ke arah barat dishnya dan lihat status perubahan sinyal untuk siaran Chinasat 6a di layar monitor anda. Bila terjadi peningkatan, artinya LNBnya perlu digeser sedikit ke arah Timur, dekat dengan LNB Palapa D atau dengan kata lain, LNB Chinasat 6A dirapat sedikit ke LNB punya Palapa D. Namun bila sebaliknya, apabila SQ naik bila dish ditarik ke arah timur, artinya LNB Chinasat 6A perlu direnggangkan sedikit lagi dari LNB punya Palapa atau digeser kedudukan LNB ke arah barat.

Bila, semua sudah locked, silakan lihat hasil karya Anda. OK, bro?!!
 Salam kompak,

Niassat Service,
Gunungsitoli, Nias
http://niassat-service.blogspot.co.id/2013/07/blocking-5-satellites-sekaligus-dengan.html

My Multi LNB Setup- INSAT4A,Thaicom5,Asiasat5, Measat3/3a, Intelsat7/10 Part 2

My Multi LNB Setup- INSAT4A,Thaicom5,Asiasat5, Measat3/3a, Intelsat7/10
HI Friends,Welcome

This is Sunny from Ahmedabad,I'm sat hobbyist, I've installed 'Universal' brand 6 feet C band dish. Primary LNB (Universal Dual pol 17K) is set for INSAT4A (signal-73% Quality-72%) now I'm trying to add one more LNB for Thaicom-5 but same is not happening, not even 5% signal..... moved dish all the way to get balanced signals of both satellites. Confused I have also tried with different transponders of Thaicom-5 ( Global as well as Regional beam) but in vein. I think there is some little mistake which is creating this mess...there should be step by step method for this ..pls. give me directions.....

Actually my planning is to setup 5 LNBs (Asiasat3s, Asiasat-5, INSAT4A Thaicom-5, Intelsat10 birds) in my 6 feet solid dish....huh I have studied all the stuff available on DDF & net to do the same...but as a matter of fact practical scenario will contribute more than theory stuff....

Cool Experts : Pls. help me to setup the multi LNB dish.......pls.

Final Pic updated.....

New New New
Image has been scaled down 18% (840x630). Click this bar to view original image (1024x768). Click image to open in new window.
[Image: 2u7nn2x.jpg]

[Image: satellite-dish.gif] [Image: satellite-dish.gif] [Image: satellite-dish.gif]

Satellite Update :
6 feet Universal solid dish - C_INSAT 4A/2E, C_
Thaicom-5, C_Asiasat 5, C &Ku_Measat 3, C_INTELSAT 7/10
90 Cms. MCBS solid dish - Ku_NSS 6, Ku_INSAT 3B, C_Asiasat 3S

60cms. TataSky HD
http://dreamdth.com/Thread-DDF-Exclusive-PIC-updated-My-Multi-LNB-Setup-INSAT4A-Thaicom5-Asiasat5-Measat3-3a-Intelsat7-10

My Multi LNB Setup- INSAT4A,Thaicom5,Asiasat5, Measat3/3a, Intelsat7/10

My multi- LNB setup
some modification , done and added two more lnb's

center = c-band insat 2e/4a 83 E
1 left =KU-band st1 88 E
2 left=measat 3a 91 E
3 left =asiasat 5 100E,H
1 right =thaicom 5@ 78 E
2 right=abs1/insat4cr @ 74.5 E
3 right c-band intelsat 7/10 @ 68E

[Image: Image0012-1.jpg]

[Image: Image0014-1.jpg]

[Image: Image0015.jpg]

[Image: Image0023-1.jpg] 
 http://dreamdth.com/Thread-My-multi-LNB-setup?page=4

MENGHITUNG JARAK 2 LNB PADA ANTENA PARABOLA

Perlu kita ketahui sebuah parabola memiliki karakteristik sebagai berikut:
a.    Sinar datang sejajar sumbu utama akan dipantulkan melalui titik fokus.
b.    Sinar datang yang bersumber dari titik fokus akan dipantulkan sejajar dengan sumbu utama parabola.
Untuk lebih lengkapnya mengenai kedua sifat dasar tersebut silahkan datang ke taman Pintar yogyakarta. Disana terdapat media pembelajaran yang berjudul “Parabola Berbisik”.





Cara kerja parabola berbisik adalah sebagai berikut. Seseorang berbisik pada titik fokus parabola A, kemudian pada parabola B seseorang lagi mendengarkan pada titik fokusnya. Dengan demikian 2 orang tersebut dapat berkomunikasi dengan lancar, padahal jarak antara kedua parabola tersebut adalah 50 meter.  
Dalam media pembelajaran tersebut diungkapkan bahwa:
Sinar datang yang sejajar sumbu utama akan menjadi konvergen (menguat), sedangkan yang tidak sejajar akan menjadi divergen (melemah).
Hal ini terbukti dengan jernihnya suara yang didengar oleh 2 orang yang berbisik antar parabola, padahal dengan jarak 50 meter itu terdapat suara2 lainnya seperti suara orang mengobrol, suara orang berjalan, dll. Namun suara tersebut tidak mengganggu. Begitupula dengan TV satelit. TV satelit mampu menirima sinyal satelit dengan baik karena sinyal yang dipancarkan oleh satelit sejajar dengan sumbu utama parabola. Sedangkan sinyal satelit yang dipancarkan oleh satelit lain dilemahkan oleh kontruksi kelengkungan parabola itu sendiri. Atau dengan kata lain tidak mengganggu sinyal pada titik fokus. dalam gambar berikut ditunjukkan oleh anak panah yang berwarna orange terkumpul pada titik fokus parabola. sedangkan anak panah yang berwarna hitam tidak mengganggu titik fokus utama, hal ini dikarenakan arah sinar datang anah panah yang berwarna hitam tidak sejajar dengan sumbu utama parabola.



Perlu kita ketahui apabil sinar datang tidak sejajar sumbu utama, sebenarnya membentuk titik fokus baru ditempat yang lain, coba perhatikan gambar berikut:



dari gambar diatas dapat dilihat bahwa sinar datang yang tidak sejajar sumbu utama parabola ternyata membentuk titik fokus ditempat yang lain. hal ini kemudian digunakan untuk pemasangan LNB lebih dari satu atau memasang LNB yang bersifat offside fokus, contoh antena parabola offside fokus adalah : antena parabola untuk ATM, antena indovision, astro, dll. dalam gambar diatas hanya bagian A hingga B saja yang efektif memantulkan sinyal ke titik fokus, hal ini lah yang menyebabkan terkadang semakin besar sudut offside maka kuantitas sinyal sering melemah.

Dalam posting sebelumnya sudah disebutkan bahwa persamaan antena parabola berupa y=ax2 dengan titik fokus pada persamaan x2=4fy

untuk menentukan jarak pemasangan antar 2 buah LNB,
Langkah yang pertama adalah mengetahui posisi titik fokus utama parabola. Kemudian langkah selanjutnya mencari titik fokus yang kedua pada sinar datang dengan off set tertentu. Setelah posisi kedua diketahui maka dengan rumus phytagoras jarak titik fokus tersebut dapat diketahui.






Panjang garis a adalah ketinggian titik fokus parabola, garis b adalah jarak titik fokus kedua yang diukur dari pusat parabola dan panjang garis b = garis a. Dengan demikian a = b. Garis c adalah jarak titik fokus a dengan titik fokus b. Garis c dapat diketahui dengan rumus phytagoras
a2+b2 – 2ab cos α = c2                dengan a = b , α adalah sudut off set
2a2 – 2aa cos α = c2               
Sqrt (2a2 - 2a2 cos α) =c
C = Sqrt (2a2 - 2a2 cos α)       dengan keterangan c = jarak LNB, a = titik fokus

Contoh soal:
Pada parabola berukuran 6 fett. Berapakah jarak peletakan titik fokus apabila sinar datang melenceng 10°dari timur
Diketahui :       diameter = 180cm
                        Ketinggian = 30cm
                        Penyimpangan sinar datang = 10 derajat
Ditanya            jarak titik fokus dari pusat utama
Dijawab:
F = D2/16d
F=180²/16*30 = 32400/480 = 67,5 cm
Jarak antar LNB = Sqrt (2*67,5²-2*67,5²cos 10)
Jarak antar LNB = sqrt(9112,5 – 8974,061)
Jarak antar LNB = sqrt(138,43)
Jarak antar LNB = 11,76 cm. Ke arah barat

perlu kita ketahui sudut penyimpangan bukan dihitung dengan cara mencari selisih sudut koordinat satelit A yang dikurangi koordinat satelit B. (contoh Palapa 113BT dikurangi Telkom 108BT =  5 derajat).  hal itu berlaku apabila kita memasang antena parabola di pusat bumi, tidak berlaku apabila kita memasang antena parabola di permukaan bumi.
Pada kenyataannya sudut penyimpangan yang diukur untuk satelit telkom dan palapa adalah 6,2 derajat, pada daerah dengan ketinggian 101 MDpl, 7,32LS dan 110,7 BT. Sudut penyimpangan juga tergantu pada lokasi pemasangan antena juga.



gambar diatas adalah Contoh prototipe susunan 5 LNB untuk piringan 6 feet. dalam penyusunan LNB pada titik fokus, kedudukan LNB tidaklah sejajar, namun membentuk kelengkungan sesuai jenis piringan yang diguakan. semakin besar piringan parabola maka susunan LNB semakin lebar dan rata sejajar, Namun apabila semakin kecil ukuran piringan maka susunan LNB akan semakin rapat dan semakin melengkung.
http://electricisart.blogspot.co.id/2012/04/menentukan-jarak-2-lnb.html

FUNGSI 4 LINGKARAN PADA DUDUKAN LNB

apa sih fungsi angka pada LNB?, kok bisa sih jarak titik fokus dibagi diameter dikali seratus = angka pada LNB?..
saya ngak tau jawaban pastinya.. hehehe
tapi mudah-mudahan penjelasan berikut dapat membantu menambah wawasan dalam dunia TV satelit. kita ketahui dudukan LNB terdapat 4 buah lingkaran yang berjarak sekitar 1,5 cm antar lingkarannya. namun kok kok cuma 3 lingkaran dalam dudukan LNB yang biasa kita lihat?.. lingkaran ke 4 berada sekaligus bersama LNB. keempat ring itu memiliki fungsi tersendiri.
to the poin aja fungsinya adalah melemahkan sinyal-sinyal yang dapat menganggu sinyal utama. dengan kata lain kontruksi tersebut melemahkan sinyal yang tidak diharapkan. perlu kita ketahui salah satu keistimewaan parabola adalah "mengumpulkan sinar datang yang searah sumbu utama (konvergen) dan melemahkan sinar datang yang tidak searah sumbu utama (divergen)" maka dari alasan itulah sistem gelombang frekuensi TV satelit menggunakan kontruksi antena penerima sinyal yang berbentuk parabola. Bukan setengah bola!
lalu, apa akibat kalau pada titik fokus sebuah parabola mendapat gangguan dari sinyal yang tidak diharapkan?.. jawabnya sinyal utama akan melemah. Kualitas sinyal yang terbaca oleh receiver akan menurun. kalo ngak percaya silahkan buktikan pada sinyal KU-band pada dish kecil dengan memasangkan wajan/plat yg memantulkan sinyal di sekitar dish, dan arahkan arah titik fokusnya pada LNB tersebut maka sinyal utama akan terganggu.
hal ini tentunya berkaitan dengan angka pada LNB yang menentukan kedalaman LNB. Angka2 pada LNB bukan untuk menyetel titik fokus, walau terkadang masih banyak yang sering salah mengartikan. Angka-angka tersebut digunakan untuk menyetel arah iluminasi / sorotan LNB sesuai dish yang digunakan.
coba perhatikan perumpamaan berikut:
pada dish 6 feet dengan titik fokus 67,5 cm dan diameter 180cm maka kedalaman LNB terletak pada  kedalaman
=F/D*100
=67,5/180*100
=0.375*100= 37
sorotan LNB adalah sebagai berikut:
tapi apabila kita memotong tepian dish parabola sehinga diameternya berkurang apa yang terjadi?.. misal dameternya berkurang menjadi 150cm
angka LNB= 67.,5/150*100 = 45
maka sorotan LNB adala sebagai berikut:
untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar berikut:


 Nilai F/D atau sorotan LNB ditunjukkan dalam teta 0. (maklum ngak bisa mbuat symbol teta)



lalu apabila menggunakan dish yang hampir datar seperti dish Indovision, aora, telkomvision bagaimana?. Misal titik fokus pada jarak 58cm dari pusat dish, diameter 97cm. kedalaman LNB= 58/97*100 = 59,7. Padahal angka pada LNB maksimum pada 45. Maka pada dish kecil tersebut biasanya menggunakan dudukan LNB yang seperti kerucut yang disebut conical scalar ring. Dengan alat tersebut sorotan LNB dapat mengcover sinyal secara maksimal pada dish yang berukuran kecil.
berikut contoh gambar conical scalar ring:

 lebih jelasnya eprhatikan gambar berikut: sudut teta yang semakin kecil menyebabkan semakin mengerucutnya sorotan LNB. maka dari itu dibutuhkan bantuan scalar ring yang berbentuk mengerucut.



Pada LNB KU band jenis prime fokus dan jenis offset fokus yang membedakan hanyalah kontruksi scalar ringnnya. LNB KU jenis prime fokus memiliki scalar ring yang datar, sedangkan LNB KU offset fokus memiliki scalar ring yang bertingkat seperti kerucut. Pengaruh terhadap sinyalnya juga cukup significan.
Berikut adalah perbandingan sinyal sebuah LNB dengan menggunakan scalar ring yang tepat dan penggunakan scalar ring yang tidak tepat.
 sinyal KU band satelit NSS6 dengan penggunaan scalar ring yang salah,
sinyal berkisar 53% sampai 56 %





Peggunaan Scalar ring yang tepat
sinyal meningkat hingga 75% ~ 78%
http://electricisart.blogspot.co.id/2012/07/conical-scalar-ring.html